Bahaya Gadget Ada 11 yang Mengintai dan Fatal!

Bahaya Gadget sebenarnya banyak sekali. Seiring perkembangan teknologi, gadget kini sudah berkembang pesat dan semakin canggih. Kegunaannya pun banyak hal dengan hanya melalui satu alat elektronik yang kecil ini. Hampir semua orang, terutama anak milenial selalu membawa gadget dimanapun dan kemana pun mereka pergi. Namun disamping itu, hati-hati, ini dampaknya bagi kesehatan.

Menghabiskan Waktu bersama Keluarga Tanpa Gadget - Pijar Psikologi

Gadget memang menjadi sarana yang sangat membantu dan memudahkan kita untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Banyak hal yang bisa dilakukan melalui gadget, mulai dari membaca buku, menonton film, browsing, melakukan transaksi keuangan, memesan makanan, bermain, dan masih banyak lagi. Karena itu, hampir semua orang tidak bisa menjalani kegiatannya satu haripun tanpa ada gadget di dekatnya. Sindrom kecanduan gadget ini dinamakan nomofobia yang berasal dari istilah “no-mobile-phone-phobia”. Sebenarnya sindrom ini menyerang banyak orang dari berbagai kalangan dan usia. Namun, golongan yang paling banyak terkena sindrom nomofobia ini adalah anak-anak milenial yang sangat suka dan selalu ingin update dengan hal-hal terbaru.

Gejala Kecanduan Gadget

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya sudah terkena sindrom nomofobia alias kecanduan gadget. Tingkat kecanduan orang pun berbeda-beda. Mulai dari kondisi yang ringan, hingga yang cukup parah. Berikut ini beberapa tanda dari kecanduan gadget yang perlu diperhatikan:

  • Saat kamu kecanduan gadget, kamu akan langsung mencari gadget saat membuka mata di pagi hari.
  • Kamu tidak bisa melewati hari tanpa menggunakan gadget.
  • Kamu akan merasa cemas yang luar biasa jika baterai smartphone sudah sangat rendah atau bahkan mati.
  • Kamu selalu ingin mengecek gadget-mu tiap 5 menit sekali.
  • Kamu selalu menggenggam gadget-mu ketika melakukan aktivitas apapun, entah itu sedang makan, berjalan, bahkan ke toilet.

Bahaya Gadget yang harus diketahui

Jangan menyepelekan sindrom kecanduan gadget ini, karena kebiasaan ini bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan:

1. Gangguan Mata

Mata yang terlalu sering digunakan untuk menatap layar gadget akan menjadi kering dan timbul rasa panas. Jika kecanduan gadget ini dibiarkan terlalu lama, maka mata bisa lelah, terasa tidak nyaman, merah, dan timbul gangguan penglihatan, seperti penglihatan menjadi kabur, minus mata bertambah, dan lain-lain.

Ini 3 Bahaya Sinar Biru dari Gadget bagi Mata Anda

2. Mengganggu Pola Tidur

Salah satu ciri anak yang kecanduan gadget adalah tidak bisa berhenti bermain gadget, bahkan sampai larut malam. Bermain gadget memang bisa menimbulkan ketagihan yang akan membuatmu susah untuk berhenti. Akhirnya jam tidurmu akan terganggu, bahkan jika dibiarkan terlalu lama, kamu bisa mengidap insomnia. Jika waktu tidur yang dibutuhkan tubuh tidak terpenuhi, maka berbagai penyakit dan gangguan kesehatan mudah menyerangmu.

Kebiasaan Sehat untuk Mencegah Gangguan Tidur

3. Postur Tubuh Jadi Bungkuk

Anak yang kecanduan gadget tanpa sadar sering menundukkan leher untuk melihat gadget-nya. Ketika leher condong ke depan dan menunduk saat asyik bermain gadget, beban leher dan tulang belakang jadi bertambah besar karena harus menopang beban kepala, sehingga bisa menyebabkan leher dan punggungmu terasa nyeri. Jika dibiarkan terlalu lama, maka akan berdampak pada postur tubuhmu yang jadi bungkuk.

5 Kebiasaan Penggunaan HP yang Tidak Baik Bagi Kesehatan, Lihat Layar  dengan Postur Tubuh Bungkuk - Tribun Jatim

4. Mengganggu Belajar/Berkembang

Oleh karena tidak bisa berhenti bermain gadget, kegiatan belajar anak yang memiliki sindrom nomofobia ini pun biasanya akan terganggu. Hampir sebagian besar waktunya digunakan untuk bermain gadget dan ia sulit untuk berkonsentrasi saat belajar di sekolah, sehingga akhirnya prestasi di sekolah pun jadi menurun.

Cara Mudah Perbaiki Postur Tubuh Bungkuk Akibat Bermain Gadget - Citizen6  Liputan6.com

5.Obesitas

Terlalu sering bermain gadget membuat seseorang kurang melakukan aktivitas fisik. Hal ini sangat terkait dengan kondisi obesitas.

Sering Gunakan Gadget Bisa Tingkatkan Resiko Obesitas

6. Kurang Bersosialisasi

Pernah mendengar ungkapan “gadget mendekatkan yang jauh, dan menjauhkan yang dekat”? Nyatanya, kecanduan gadget menyebabkan anak milenial hanya ingin berkomunikasi melalui aplikasi chatting yang ada di gadget saja dan enggan bersosialisasi dengan orang-orang di sekitarnya. Akibatnya, hubungan pertemanan bahkan keluarga pun jadi merenggang karena gadget.

Jadi, jika kamu mulai merasa kecanduan gadget, cobalah untuk segera mengatasinya dengan belajar memfokuskan diri kepada kegiatan lainnya yang bermanfaat selain bermain gadget, seperti sering-sering mengobrol dengan teman atau keluarga, belajar, dan berolahraga.

Waspadai Dampak Buruk Kecanduan Gadget Pada Anak | kumparan.com

7. HP penuh dengan kuman, seperti bakteri dan virus

Permukaan telepon genggam mungkin sekilas terlihat bersih. Namun, tahukah Anda jika itu merupakan salah satu permukaan paling kotor?Banyak orang tidak menyadari bahwa telepon genggam adalah benda pertama yang dipegang setelah melakukan berbagai kegiatan, termasuk yang kotor. Sadarkah Anda jika kegiatan seperti sehabis buang air, memegang pegangan tangan di kereta, hingga setelah makan, Anda langsung memegang hp?Semua itu bisa memindahkan bakteri, virus, maupun kuman berbahaya lainnya ke permukaan handphone Anda. Berbagai penyakit bisa terjadi akibat kebiasaan ini, mulai dari diare, demam, hingga muntah-muntah.

Tips Membersihkan Ponsel selama Pandemi Virus Corona Covid-19 - Bola  Liputan6.com

8. Membuat sendi jempol jadi kaku

Bermain telepon genggam terlalu lama, akan membuat jempol kaku saat berada dalam posisi tertekuk. Sehingga, saat Anda mencoba kembali meluruskannya, akan terdengar bunyi cukup keras dan timbul rasa nyeri.

Gemar Main Handphone Sebabkan Trigger Finger, Benarkah?

9. Memicu sakit leher

Saat menggunakan telepon genggam, posisi leher biasanya terus pada posisi menunduk. Kebiasaan tersebut bisa membuat otot leher kaku dan kram. Pada kondisi yang parah, kebiasaan menunduk terlalu lama juga bisa menyebabkan nyeri punggung, bahu, dan lengan.

10. Memicu risiko kanker otak

Gelombang radiofrekuensi yang dipancarkan oleh telepon genggam, dianggap berpotensi untuk memicu kanker. Sebab, gelombang tersebut bisa diserap oleh jaringan di tubuh yang letaknya berdekatan dengan handphone saat digunakan.Beberapa tahun lalu, lembaga penelitian kanker internasional telah memasukkan gelombang radiofrekuensi sebagai salah satu hal yang berpotensi karsinogenik. Artinya, gelombang tersebut berpotensi meningkatkan risiko kanker.

11. Mengganggu kesehatan mental

Hubungan penggunaan hp dengan kesehatan mental, dipengaruhi besar oleh adanya sosial media. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa orang yang terlalu sering melihat unggahan kehidupan orang lain, umumnya merasa lebih tidak bahagia, depresi, dan merasa sendiri dibandingkan teman-temannya.Hal ini berkaitan dengan kebiasaan membandingkan kehidupan diri sendiri dengan orang lain, yang sulit untuk dihindari saat kita membuka sosial media.

Constant mobile use can cause depression: Study - Florida Depression  Helpline

BACA JUGA: BAHAYA HIPERTENSI UNTUK KEHAMILAN

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *